
“Melalui pemanfaatan lahan produktif ini, kami mendorong kemandirian pangan serta peningkatan hasil pertanian jagung. Hasil panen jagung pipil diperkirakan mencapai sekitar dua ton dan akan dijual ke BUMDes dengan harga Rp5.000 per kilogram,” ujarnya.
Menurutnya, selain meningkatkan produksi jagung, program tersebut juga diharapkan mampu mendukung ketersediaan pakan ternak dan kebutuhan pangan lainnya, serta memperkuat sinergi antara Polri, petani, dan pemerintah daerah.
Ia menambahkan, jagung pipil yang dipanen pada Kuartal I 2026 ini merupakan hasil penanaman pada Kuartal IV Tahun 2025, tepatnya pada Oktober lalu. Melalui panen raya ini, Polsek Kubu menunjukkan peran aktif Polri dalam pendampingan petani, mulai dari proses penanaman hingga distribusi hasil panen, sebagai upaya menjaga ketersediaan dan ketahanan stok pangan nasional.***