
“Tudingan itu sama sekali tidak benar dan terkesan mengada-ada. Saat ini program ketahanan pangan Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri Tahun 2025 telah berjalan sekitar 50 persen dan terealisasi dengan baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, program penggemukan sapi tersebut ditargetkan memasuki tahap akhir dan hasilnya direncanakan dapat dipasarkan menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2026.
“Insya Allah, pada Idul Adha 2026 sapi-sapi tersebut sudah dapat dijual. Kami optimistis program ini berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. ***