
Selain itu, lahan perkebunan non-sawit terdampak seluas 29.310 hektare, hortikultura 1.803 hektare, serta lebih dari 820 ribu ekor ternak mati atau hilang. Infrastruktur pertanian juga mengalami kerusakan, termasuk 58 unit rumah potong hewan, 2.300 unit alsintan, 74 balai penyuluhan pertanian, tiga bendungan, jaringan irigasi sepanjang 152 kilometer, dan 820 unit jalan produksi.
“Data dampak bencana ini terus kami perbarui melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah,” pungkas Mentan Amran.