
“Hal ini menunjukkan pentingnya peran TPAD bersama OJK dan lembaga jasa keuangan lainnya untuk terus memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, khususnya mahasiswa,” katanya.
Rahmatul Zamri berharap kegiatan ini dapat mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, sebagai langkah konkret dalam membangun fondasi ekonomi yang lebih inklusif dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Dr. Budi Setiawan menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mengimbau mahasiswa agar mengikuti kegiatan dengan serius.
“Kami menyambut baik program edukasi dan literasi keuangan ini. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan. Kepada mahasiswa, manfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengetahuan dan pemahaman dalam mengelola keuangan secara tepat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Budi Setiawan juga menyampaikan rencana pengembangan STAI Ar-Ridho yang akan berproses meningkatkan status dari sekolah tinggi menjadi institut mulai tahun 2026.