
Ia menegaskan, kondisi Jalan Lintas Kubu yang rusak parah semakin membahayakan pengguna jalan. Ditambah lagi aktivitas subkontraktor PT PHR yang kerap meninggalkan tanah dan lumpur di jalan sehingga memicu potensi kecelakaan.
“Kami terbuka bagi perusahaan yang beroperasi, tapi mohon lingkungan dan masyarakat juga diperhatikan,” tegasnya.
Ketidakpuasan masyarakat juga disampaikan tokoh lainnya, Husni Hasan. Ia menyebut masyarakat akan menggelar aksi besar-besaran jika tuntutan tidak direspons.
“Sejak masa Caltex sampai kini PHR, tidak ada kepedulian terhadap jalan lintas Kubu. Kalau perusahaan memang berniat baik, pasti masalah jalan sudah selesai sejak dulu,” katanya.
Husni menambahkan, masyarakat akan menggelar rapat dan tidak menutup kemungkinan melakukan aksi menutup akses operasi PT PHR di wilayah tersebut. “Jika perlu, wel PT PHR kami tutup atau kami usir dari Kubu Babussalam,” tegasnya.