
Hariyo menjelaskan bahwa program BLT Dana Desa sangat membantu pemerintah kepenghuluan dalam meringankan beban ekonomi keluarga miskin dan rentan. Selain itu, bantuan ini juga berperan dalam mendorong pemulihan ekonomi masyarakat, meningkatkan daya beli, dan mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Teluk Piyai.
Ia menambahkan bahwa KPM yang menerima BLT DD sebelumnya telah melalui proses pendataan dan memenuhi kriteria, termasuk kategori kemiskinan ekstrem serta belum pernah menerima jenis bantuan sosial lainnya seperti PKH, BPNT, ataupun bansos lain.
Penghulu termuda se-Indonesia ini juga menegaskan betapa pentingnya program BLT DD bagi masyarakat.
“Program ini benar-benar dirasakan langsung oleh warga. Sangat membantu, meski tidak banyak, namun manfaatnya besar bagi keluarga penerima,” ujarnya.
Hariyo pun berharap program BLT Dana Desa dapat terus berlanjut pada tahun 2026 mendatang.