
Kejadian ini sontak membuat warga dan siwa SDN 0115 Tanjung Leban berhamburan untuk menyaksikan langsung kejadian tersebut. Warga sekitar kemudian berupaya membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, seperti ember dan timba.
Namun, upaya tersebut tidak mampu membendung kobaran api. Material bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu membuat api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah.
Dalam hitungan menit, bangunan rumah sudah dikepung api. Tak sampai 10 menit kemudian, rumah tersebut ambruk dan rata dengan tanah.
Ketua RT 02, Sirawansyah, mengatakan warga sempat melakukan pemadaman secara manual sebelum mengambil mesin MPA untuk membantu menjinakkan api.
“Awalnya kita padamkan menggunakan timba dan ember. Lalu kami menjemput mesin MPA untuk melakukan pemadaman. Begitu sampai di TKP, bangunan rumah sudah ambruk rata dengan tanah,” ujarnya.