
Kondisi tersebut membuat keluarga harus menghadapi persoalan biaya pengobatan. Keluarga menyebut perawatan korban saat ini ditempuh melalui jalur umum dan biaya sementara ditanggung keluarga bersama kerabat serta marga silima.
“Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dapat membantu biaya pengobatan korban. Kondisinya kritis, sementara kemampuan keluarga sangat terbatas,” pungkasnya.***