
“Pasal yang kita terapkan curas. Kita belum tahu apa motif pastinya karena korban masih belum sadarkan diri,” katanya.
Menurut Bayu, kejadian diketahui setelah warga sekitar mendengar suara teriakan dari arah rumah korban. Tidak lama kemudian, suara tersebut berhenti. Warga yang curiga kemudian mendatangi rumah korban.
“Begitu warga mendatangi rumah korban, warga melihat korban sudah tergeletak dan dipenuhi luka. Warga kemudian memanggil sopir ambulans. Korban dibawa ke Puskesmas Teluk Merbau dan akhirnya dirujuk ke RSUD Mandau,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Teluk Merbau, dr. Hizzul Rahmah, membenarkan bahwa korban merupakan salah seorang staf di fasilitas kesehatan tersebut.
Menurut Hizzul, sebelum kejadian korban menjalankan tugas piket sore. Korban kemudian pulang sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah itu, korban diketahui pergi ke kawasan Simpang Pelita dan kembali sekitar pukul 23.00 WIB.