
“Saat ini baru satu Poskestren yang sudah terbentuk dari total 35 yang direncanakan. Karena itu, mari bersama-sama membentuk dan membina Poskestren agar para santri dan santriwati dapat menuntut ilmu dengan bahagia, cerdas, dan tanpa rasa cemas,” harap Afridah.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Rohil juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir untuk memperkuat sinergi dalam pembentukan Poskestren di setiap pondok pesantren.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan penerapan Poskestren di Kabupaten Rokan Hilir. (Adi)