
BAGANSIAPIAPI (PRO) — Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Rokan Hilir berencana membentuk Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) di setiap pondok pesantren yang ada di wilayah tersebut. Pembentukan Poskestren bertujuan menciptakan kemandirian para santri dan santriwati dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Poskestren merupakan bagian integral dari upaya kesehatan sekolah yang bertujuan mewujudkan kemandirian warga pondok, baik santri maupun santriwati, agar senantiasa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hilir, Ners Afridah, S.Kep., SKM., M.Kes., saat membuka kegiatan Advokasi dan Koordinasi Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) tingkat Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2025, Selasa (11/11/2025).
Afridah menjelaskan, Poskestren akan mencakup sejumlah layanan, di antaranya pelayanan kesehatan dasar, promotif, preventif, serta fasilitasi pemecahan masalah kesehatan di lingkungan pesantren.
“Belakangan ini kita banyak mendengar kasus-kasus kesehatan yang terjadi di lingkungan pondok pesantren. Salah satu penyebabnya karena belum adanya Poskestren sebagai wadah yang siaga memberikan pelayanan kesehatan di pesantren,” katanya.
Melalui kegiatan advokasi dan koordinasi lintas sektor tersebut, Diskes berharap pembentukan sekaligus pembinaan Poskestren dapat dipercepat sehingga tercipta pesantren yang sehat, mandiri, dan berkeadilan.