
Ketika orang tua terlalu sering mengatur segala hal dalam hidup anak, mulai dari hal kecil hingga keputusan penting, anak akan kehilangan kesempatan untuk belajar mandiri. Mereka menjadi terbiasa bergantung pada arahan orang tua dan takut membuat kesalahan sendiri. Hal ini membuat anak ragu terhadap kemampuan diri mereka dan merasa tidak yakin dengan keputusan yang diambil.
Padahal, rasa percaya diri tumbuh dari pengalaman dan proses belajar dari kegagalan. Memberi anak kesempatan untuk mencoba, mengambil risiko kecil, dan belajar dari hasilnya akan membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang yakin pada dirinya sendiri.
2. Terlalu Banyak Aturan Bisa Mematikan Kreativitas Anak
Anak yang hidup di bawah banyak aturan sering kali merasa terkekang dan tidak punya ruang untuk berekspresi. Jika setiap ide atau keinginan mereka selalu dibatasi, lambat laun anak akan berhenti berpikir kreatif karena takut salah.
Misalnya, ketika anak suka menggambar atau berimajinasi, tetapi dianggap “buang waktu”, mereka akan kehilangan semangat untuk berkreasi. Padahal, kreativitas adalah kemampuan penting yang akan membantu mereka di masa depan.