
Setelah itu kejar-kejaran poin terjadi di laga gim ke dua, pada gim ke dua Febrian mengalami cidera kram pada betis dan pahanya.
Menurut Syahrul S. Sy pendamping pemain, kondisi kram betis dan pahanya ini menyebabkan Febrian tidak mampu lagi bermain baik seperti pada gim pertama.
"Sehingga poin demi poin di raih oleh pihak lawan. Alhasil dia menelan kekalahan pada gim ke dua dan ke tiga dengan skor 21-17 dan 21-17, " kata Syahrul S.
Keikutsertaan siswa-siswa MAN 1 Rokan Hilir ini menjadi perhatian khusus Kepala Madrasah MAN 1 Rokan Hilir, Hj. Maspura S. Pd. I menyampaikan keikutsertaan siswa MAN 1 Rokan Hilir pada ajang ini awalnya menemui kesulitan dalam proses registrasi.
"Tetapi berkat komunikasi yang baik akhirnya siswa-siswa MAN 1 Rokan Hilir dapat berpartisipasi dalam ajang O2SN Tahun 2026 ini," kata Maspura.