
Namun, setelah dua hari menjalani perawatan, kondisi korban terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia pada Jumat (1/5/2026) dini hari. Pihak rumah sakit kemudian menyarankan keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib karena diduga terdapat unsur kekerasan.
Menindaklanjuti laporan itu, tim Reskrim dan Inafis Polres Rokan Hilir melakukan olah tempat kejadian perkara serta membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru untuk dilakukan autopsi.
Jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka setelah proses autopsi dan dimakamkan pada Sabtu pagi (2/5/2026).
Kasus ini sempat viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari masyarakat. Publik mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku.
Selain menyampaikan belasungkawa, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah kejadian serupa terulang.