
Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan ini berupa pemantapan terkait kebijakan pemerintah serta teknis pelaksanaan ibadah haji. Menurut Syafri, seluruh materi dasar baik teori maupun praktik telah diberikan pada manasik tingkat kecamatan.
“Untuk tingkat kabupaten ini lebih kepada pemantapan, baik terkait kebijakan maupun pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci,” jelasnya.
Rencananya, calon jamaah haji asal Rokan Hilir akan mulai diberangkatkan pada 26 April 2026. Sebelum menuju embarkasi di Batam, jamaah dijadwalkan menginap satu malam di Dumai. Selanjutnya, mereka akan diberangkatkan melalui Embarkasi Haji Batam menuju Tanah Suci.***