
KUBA (PRO) — Kepenghuluan Teluk Nilap Jaya, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, kembali menjadi sorotan dalam rapat koordinasi dan evaluasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang digelar Polsek Kubu, Selasa (31/3/2026). Wilayah ini disebut sebagai salah satu lokasi rawan Karhutla setiap tahun akibat keberadaan lahan gambut yang mudah terbakar.
Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Penghulu Teluk Nilap tersebut, Datuk Penghulu Teluk Nilap Jaya, Fitri Hasanah Hasibuan, memaparkan tiga persoalan utama yang menjadi hambatan serius dalam upaya penanganan Karhutla di wilayahnya.
1. Sengketa Tapal Batas dengan Kepenghuluan Balam Sempurna
Fitri menjelaskan bahwa sengketa batas wilayah antara Teluk Nilap Jaya dan Kepenghuluan Balam Sempurna, Kecamatan Balai Jaya, hingga kini belum terselesaikan. Kondisi ini kerap menimbulkan saling klaim saat terjadi kebakaran lahan.