
Ruslan menilai kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masih rendah. Ia menyayangkan masih adanya warga yang membuang sampah sembarangan, termasuk di sekitar fasilitas pendidikan.
“Tak ada lagi kesadaran warga yang membuang sampah di Jalan Pelajar ini,” katanya.
Ia menyebut, pihak sekolah sebelumnya kerap menggerakkan puluhan pelajar untuk bergotong royong membersihkan sampah di lokasi tersebut. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil karena sampah kembali menumpuk.
“Dulu kami sering bersihkan bersama anak-anak, tapi lama-kelamaan tumpukan sampah makin banyak. Sekarang kami tidak lagi membersihkannya, kasihan pelajar seakan jadi tukang sampah,” ujarnya.
Kekesalan serupa disampaikan Dian, warga Darussalam yang hampir setiap hari melintasi jalan tersebut. Ia mengaku resah dengan kondisi Jalan Pelajar yang kini menyerupai tempat pembuangan akhir (TPA) liar.