
Pada kesempatan tersebut, turut dilakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung penanggulangan Karhutla, meliputi kendaraan operasional serta puluhan unit mesin pemadam yang tersebar di Polres dan Polsek jajaran. Kapolres menekankan pentingnya perawatan dan kesiapan seluruh peralatan agar dapat digunakan secara optimal saat dibutuhkan.
Kapolres Rohil menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla harus dilakukan secara komprehensif melalui langkah preemtif, preventif, dan represif. Personel diminta meningkatkan patroli di wilayah rawan Karhutla, memaksimalkan pemantauan titik panas (hotspot) melalui aplikasi DLK, serta melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku pembakaran lahan.
“Apel kesiapsiagaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kesiapan Polri bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla,” pungkasnya.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Polres Rohil menyatakan siap siaga menghadapi potensi bencana Karhutla serta berkomitmen terus bersinergi dengan seluruh pihak demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir.***