
Selain itu, Rokan Hilir tercatat memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang berada di tiga terendah dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau, sehingga memenuhi salah satu kriteria utama pendirian Sekolah Garuda.
“Kita ingin anak-anak berprestasi di Rokan Hilir tidak harus keluar daerah untuk mendapatkan pendidikan unggulan. Sekolah Garuda diharapkan menjadi inkubator pemimpin bangsa yang inklusif, di mana anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan berstandar internasional,” ujar Karmila Sari.
Menanggapi usulan tersebut, Mendiktisaintek RI Prof. Brian Yuliarto menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir yang didukung oleh DPR RI. Ia menegaskan bahwa Sekolah Garuda merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto sebagaimana tertuang dalam Asta Cita keempat, yakni penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Aspirasi ini akan kami kaji secara mendalam dan selanjutnya dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan arahan lebih lanjut, khususnya terkait penambahan lokasi pembangunan Sekolah Garuda,” kata Prof. Brian.
Sementara itu, Bupati Rokan Hilir H. Bistamam menyampaikan bahwa kehadiran Sekolah Garuda menjadi harapan besar masyarakat Rohil untuk memiliki fasilitas pendidikan unggulan di daerahnya.