
Namun demikian, Taufikurrahman mengingatkan agar Pemkab Rokan Hilir segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan. Ia menyebutkan bahwa saat ini telah ada dua kabupaten lain yang lebih dahulu mengajukan usulan pembangunan Sekolah Unggul Garuda.
“Memang Rokan Hilir sedikit terlambat, tetapi terlambat bukan berarti tidak memiliki peluang. Pemerintah daerah harus segera menyusun dokumen yang dibutuhkan. Nantinya kami akan meninjau kelayakan, baik dari sisi infrastruktur, struktur tanah, maupun aspek pendukung lainnya. Program ini akan direkomendasikan melalui Gubernur,” terangnya.
Kehadiran Sekolah Unggul Garuda sangat dinantikan masyarakat, mengingat sekolah setara SMA tersebut dirancang sebagai sekolah unggulan nasional yang diharapkan mampu mencetak generasi muda berprestasi dan berdaya saing global, termasuk membuka peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi berstandar internasional.***