
Datuk Penghulu juga mengapresiasi partisipasi aktif seluruh pihak, mulai dari ketua RT, RW, kepala dusun, para pengusaha penampung Tandan Buah Segar (TBS) sawit, hingga masyarakat yang ikut bergotong royong.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh perangkat kepenghuluan, para pengusaha, dan masyarakat yang telah bahu-membahu memperbaiki jalan secara swadaya. Kepedulian ini sangat berarti bagi kemajuan lingkungan kita,” ungkapnya.
Menurutnya, masih banyak ruas jalan di Kepenghuluan Jojol yang berstatus jalan tanah. Saat musim hujan, kondisi tersebut membuat jalan menjadi licin, berlubang, dan sulit dilalui baik oleh pejalan kaki maupun kendaraan roda dua dan roda empat.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dapat merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan di Kepenghuluan Jojol pada tahun 2026,” pungkasnya.***