
Ia juga mengungkapkan, saat kejadian dirinya berada di sekitar lokasi dan sempat menyelamatkan seorang bocah yang terseret arus banjir hingga sekitar 80 meter ke arah jembatan bawah.
“Saat pagar jebol, anak itu berada di jalan. Air langsung menyeretnya sampai sekitar 80 meter ke jembatan bawah. Alhamdulillah berhasil kami selamatkan,” katanya.
Menurut Babinsa, derasnya aliran air juga menyeret pecahan tembok pagar hingga ke bawah, bahkan menyebabkan kerusakan pada badan jalan aspal. Pagar yang ambruk diperkirakan sepanjang delapan meter.
“Pagar ini baru selesai dikerjakan oleh kontraktor, namun langsung rusak karena derasnya aliran air,” tambahnya.
Sementara itu, kontraktor pelaksana proyek, Hasan, mengaku terkejut atas ambruknya pagar tersebut. Ia menjelaskan bahwa saluran air sebenarnya sudah disediakan, namun debit air yang besar serta saluran yang tersumbat sampah membuat pagar tidak mampu menahan tekanan air.