
Selama tujuh tahun berdiri, Pejuang Subuh Rohil telah melaksanakan ziarah ke berbagai daerah. Di antaranya, makam Sultan Siak di Siak Sri Indrapura, makam Syekh Mahmud di Barus, makam Syekh Abdur Wahab Rokan di Besilam Langkat, kunjungan ke Masjid Al-Hakim Padang, ziarah ke makam para Habaib di Jambi, serta makam Syekh Abdur Rauf Singkil dan Masjid Baiturrahman di Banda Aceh.
Selain ziarah, agenda kedua adalah studi masjid. Pejuang Subuh Rohil berencana mengunjungi Masjid Pemuda Indonesia Surabaya, Masjid Alfalah Sragen, Masjid Sejuta Pemuda Sukabumi, serta Masjid Jogokariyan di Yogyakarta.
“Beberapa masjid ini dipelopori anak muda. Harapannya, kita dapat belajar bagaimana generasi muda tertarik dan berperan aktif memakmurkan masjid,” jelas Ustaz Sayid.
Terkhusus Masjid Jogokariyan, jamaah ingin mempelajari sistem pengelolaan masjid yang dikenal dengan konsep saldo Rp0 dan Badan Usaha Milik Masjid (BUMM).
“Kita berharap bukan hanya masjid yang makmur, tetapi jamaah juga semakin makmur,” tambahnya.***