
Selain itu, Wabup juga mengapresiasi berdirinya sejumlah perguruan tinggi berstatus institut di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Kubu Babussalam, Kubu, Bangko, dan Tanah Putih. Ia menilai keberadaan institusi pendidikan tinggi tersebut sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
“Institut di Tanah Putih baru berjalan tiga tahun, tetapi sudah memiliki sekitar 300 mahasiswa. Ke depan, kami berharap IAI Dar Aswaja Rokan Hilir tidak lagi hanya memiliki 500–600 mahasiswa, namun dalam dua tahun ke depan bisa menembus lebih dari 1.000 mahasiswa,” katanya.
Wabup menambahkan, Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam memiliki jumlah penduduk yang cukup besar sehingga potensi penambahan mahasiswa di IAI Dar Aswaja Rokan Hilir sangat terbuka.
“Tantangannya adalah promosi. Saya melihat media sosial IAI Dar Aswaja masih minim interaksi. Ini menjadi tugas mahasiswa untuk aktif mempromosikan kampus melalui media sosial agar lebih dikenal kalangan milenial dan Gen Z,” pungkasnya.***