
“Lingkungan sekolah juga harus mencerminkan penerapan perilaku ramah lingkungan, seperti kebersihan, penghijauan, serta pengelolaan sampah, air, dan energi yang baik,” jelasnya.
Setelah meraih Adiwiyata Nasional, pihak sekolah menargetkan untuk mempertahankan dan memperkuat budaya lingkungan, serta mempersiapkan diri menuju Adiwiyata Mandiri yang merupakan jenjang penghargaan tertinggi dalam program Adiwiyata.
Ia menambahkan, ke depan guru diharapkan dapat mengintegrasikan isu lingkungan hidup ke dalam proses pembelajaran serta terus berinovasi menciptakan program lingkungan yang kreatif dan relevan, seperti proyek kewirausahaan berbasis pengolahan sampah.
Selain itu, siswa juga diharapkan mampu membawa nilai-nilai Adiwiyata ke lingkungan keluarga dan masyarakat, sehingga dapat mendorong penerapan gaya hidup ramah lingkungan secara lebih luas.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan yang telah meluangkan waktu menghadiri acara penganugerahan Adiwiyata Nasional. Hal ini menjadi motivasi dan penguatan bagi seluruh warga sekolah,” tutup Nuzulina.***