
Pada malam kejadian, korban baru pulang dari gereja dan masuk melalui pintu samping rumah makan. Pelaku menegur korban, namun tidak direspons. “Ketika korban berjalan dari kamar ke kamar mandi, pelaku yang sudah dikuasai emosi memukul wajah korban dengan palu,” jelas Ridho.
Korban jatuh dan sempat berbicara menggunakan bahasa Batak agar pelaku menghentikan aksinya. Namun pelaku diduga kembali memukul kepala dan wajah korban berulang kali hingga tewas di lokasi kejadian. Saat peristiwa berlangsung, anggota keluarga lain tidak menyadari insiden tersebut karena tengah melayani pelanggan di rumah makan.
Pelaku kemudian melarikan diri melalui pintu samping sebelum akhirnya ditangkap polisi di kawasan KM 12 Bagan Batu.
“Pelaku mengaku menyimpan kekesalan mendalam, merasa tidak bahagia, dan tidak dijenguk saat direhabilitasi. Hal itu semakin memperkuat rasa dendamnya,” kata Ridho.
Polsek Bagan Sinembah masih melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk observasi kondisi kejiwaan pelaku untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. ***