
Menurut analisis Sertu Fren, minibus tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum terjadi kecelakaan. “Kalau dilihat, mungkin kecepatannya di atas 80 km/jam. Dugaan saya, sopir mengantuk. Mobil ini travel, katanya mau menjemput orang sakit di Bagan Batu,” jelasnya.
Kejadian ini sempat menarik perhatian warga sekitar. Anggota Koramil bersama masyarakat setempat segera membantu mengevakuasi korban dari dalam kendaraan.
“Supir dan penumpangnya langsung kami bawa ke kantor PHR di Pinang GS untuk mendapatkan perawatan. Mereka hanya mengalami luka lecet. Tidak lama setelah kejadian, rekan-rekan sesama sopir travel juga datang membantu mengevakuasi mobil tersebut,” tambah Sertu Fren.
Kasus kecelakaan tunggal ini kini ditangani pihak berwenang.***