
BAGANSIAPIAPI (PRO) – Memasuki hari keenam pencarian dua nelayan asal Bagansiapiapi, Rozianto (31), warga Kampung Baru, dan Kantan (18), warga Jalan Kilang Ilyas, Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Tim SAR belum berhasil menemukan keduanya. Namun, sejumlah petunjuk berupa jaring dan pecahan kayu kombi kapal ditemukan di perairan Bagansiapiapi–Sinaboi, lokasi diduga hilangnya kedua korban.
Kepala Unit Siaga SAR Rohil, Rahmad Ramadhoni, mengatakan hingga saat ini pencarian masih terus dilakukan di titik-titik yang menjadi fokus penyisiran.
“Hingga saat ini korban belum ditemukan, namun dalam proses pencarian kami menemukan kayu kombi kapal dalam kondisi pecah dan rusak parah, serta jaring tayang milik nelayan,” jelasnya.
Dua nelayan tersebut diduga hilang setelah kapal yang mereka gunakan dihantam cuaca buruk saat menangkap ikan. Ombak tinggi dan angin kencang akibat dampak siklon tropis Senyar yang melintas di perairan Rokan Hilir diduga menjadi penyebab kapal tenggelam.
“Dugaan sementara kapal mereka tenggelam. Kami masih terus melakukan pencarian. Satu unit kapal RB 218 milik Basarnas juga sudah diturunkan ke wilayah perairan Rohil. Kami mengajak nelayan lain yang sedang melaut untuk turut membantu pencarian, namun hingga kini kedua korban belum ditemukan,” ujar Dhoni.