
Sebelumnya, sempat terjadi insiden nelayan terdampar selama dua hari akibat cuaca buruk. “Alhamdulillah mereka sudah kembali ke rumah masing-masing dengan selamat. Kita sangat bersyukur,” tambahnya.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Rohil, Jaswadi, menyampaikan bahwa awalnya disediakan 200 paket sembako, kemudian ditambah 30 paket sehingga total menjadi 230 paket. Ia mengakui masih ada nelayan kecil yang belum terdata karena pendataan dilakukan mendadak.
“Kami mohon maaf, mudah-mudahan ke depannya ada lagi bantuan untuk yang lain. Jangan berkecil hati,” ujarnya.
Jaswadi juga menegaskan bahwa syarat menerima bantuan hanya menunjukkan foto KTP dengan profesi sebagai nelayan. Ia berharap nelayan mematuhi imbauan pemerintah untuk tidak melaut demi keselamatan bersama.
“Kami berterima kasih kepada Bupati yang telah membantu para nelayan dengan sembako selama mereka tidak bisa mencari nafkah di laut,” katanya.