
Dalam kesempatan yang sama, ia juga memotivasi para pelajar untuk terus melatih kemampuan berbicara di depan publik. “Atur mental, kuasai suasana, dan gunakan kemampuan berbicara dengan baik,” pesannya.
Sekum DPH LAMR Rohil, Datuk H Bakhtiar SH, menyambut baik dipilihnya Balai Adat sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, ini bukan sekadar tempat, melainkan upaya memperkenalkan nilai-nilai adat kepada generasi muda sambil menjadikan LAMR bagian dari proses edukasi.
Ia juga sempat memaparkan program LAMR sepanjang 2025 serta rencana 2026, sembari berharap sinergi dengan pemerintah daerah dapat terus diperkuat.
Ketua panitia, Zulfadhli SSos, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi. Sementara dari unsur dewan juri, Jaka Abdillah SAg MIP mengungkapkan bahwa naskah para peserta menunjukkan kepedulian mendalam terhadap masa depan Rohil.
“Mereka tidak hanya menulis surat. Mereka menyuarakan harapan dan cinta terhadap tanah kelahiran,” ucap Jaka.