
“Kepada masyarakat dan para orang tua, mohon perhatikan gim yang dimainkan anak-anak. Ini amanah besar bagi kita dalam menjaga dan melindungi generasi muda,” tegasnya.
Karmila menjelaskan bahwa ia rutin mengadakan berbagai kegiatan positif seperti turnamen olahraga sebagai upaya mencegah generasi muda terpapar hal-hal negatif, termasuk radikalisme.
“Hal-hal kecil seperti ini kalau dibiarkan bisa berkembang. Solusinya bukan hanya melalui turnamen, tetapi juga kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan lainnya. Kejadian ini harus kita antisipasi bersama,” pungkasnya. ***