
Dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Erik Thohir yang di bacakan oleh Inspektur Upacara Bistamam menyampaikan, memasuki waktu ke 98 tahun, para pemuda Indonesia telah mengikrarkan sebuah sumpah yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan serta melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa.
Membangun Indonesia yang maju bukan hanya tentang gedung yang menjulang tinggi teknologi yang semakin canggih, atau kekayaan yang berlimpah akan tetapi Kemajuan sejati dimulai dari karakter, hati dan jiwa yang mencintai tanah air.
"Oleh karena itu, kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati, yang mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata akan tetapi dengan pengabdian dan tindakan nyata. tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh ketika mengalami kegagalan serta tidak hanya memikirkan keberhasilan dirinya sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan saudaranya," ucap Bistamam dalam sambutannya.
Ia mengajak seluruh generasi muda Rokan Hilir agar berani menjadi seorang pemimpin serta bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk kepentingan rakyat dan bangsa.***