
“Kalau untuk PAD yang kita target sebesar Rp350 miliar, namun saat ini baru terealisasi sekitar Rp280 miliar. Kami terus berupaya dan semangat bagaimana target PAD itu dapat kita capai,” ujarnya.
Selain mengoptimalkan PAD, Pemkab Rohil juga melakukan upaya jemput bola ke pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan pendanaan melalui berbagai program.
Bistamam mengatakan, pemerintah daerah akan mengupayakan tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk membantu membiayai sejumlah kebutuhan pembangunan, termasuk sektor kesehatan dan penanganan bencana banjir.
“Kami akan berusaha bagaimana Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat bisa kita dapatkan sehingga membantu kondisi keuangan daerah saat ini, termasuk mengupayakan dana bagi hasil sawit serta pembangunan Rumah Sakit Umum tipe B dari pusat,” katanya.
Pemkab Rohil berharap tambahan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dapat membantu menjaga kemampuan fiskal daerah sekaligus mendukung keberlanjutan program pembangunan di tengah menurunnya dana transfer pusat.***