
"Melalui konsultasi publik ini kita mengetahui kendala dan permasalahan yang saat ini dihadapi sehingga kedepan kita bisa menentukan langkah bagaimana tata ruang Bagansiapiapi ini bisa di susun secara detail baik itu terkait kawasan nya, jalan, lingkungan termasuk rumah sakit khususnya di Kecamatan Bangko," katanya.
Khoirul Fahmi menyebutkan, konsultasi publik ini menjadi langkah awal bagi Dinas PUTR Rohil, pihaknya bersama konsultan akan menyusun secara detail agar tata ruang di Bagansiapiapi tercipta dengan baik.
"Yang jelas ini langkah awal, nanti penyusunan dan perencanaan akan dilakukan oleh konsultan setelah mendapatkan masukan dari pihak desa, asosiasi dan masyarakat yang berkaitan dengan lingkungan di Kecamatan Bangko," sebutnya.
Sementara itu Konsultan Karya Anugrah, Kukuh Destanto menuturkan, dalam Rencana Detail Tata Ruang yang disusun memiliki banyak fungsi diantaranya perizinan hingga pengendalian tata ruang.
"RDTR ini akan menjadi sebuah pintu gerbang dalam sebuah investasi khususnya di kawasan Bagansiapiapi kendati demikian tetap memperhatikan kondisi lingkungan, kearifan lokal hingga budaya," tuturnya.***