
Ia meminta perangkat kepenghuluan tidak menggunakan jabatan maupun fasilitas yang dimiliki untuk memihak salah satu calon.
“Kepada perangkat desa, saya tegaskan jangan ada yang berpihak. Mari kita ciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat,” tegasnya.
Jefrianto juga mengimbau masyarakat menggunakan hak pilih secara bebas sesuai hati nurani. Perbedaan pilihan politik diharapkan tidak mengganggu hubungan sosial dan persaudaraan antarwarga.
“Mari kita sukseskan Pilpeng ini, gunakan hak pilih sesuai hati nurani. Kita semua di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri ini adalah saudara. Mari tetap jaga silaturahmi,” katanya.
Pemungutan suara Pilpeng Rantau Panjang Kiri dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026. Eko mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh politik uang dan memilih calon berdasarkan pertimbangan terbaik bagi kepenghuluan.