
“Sebanyak 40 peserta yang tergabung dalam lima tim mengikuti turnamen ini. Kami berharap dari kegiatan ini bisa ditemukan bibit-bibit atlet Esports berbakat yang nantinya dapat mewakili Kabupaten Rokan Hilir,” ujarnya.
Ia menyebut keberagaman asal peserta menunjukkan bahwa peminat Esports di Rokan Hilir cukup luas. Karena itu, kegiatan serupa diharapkan tidak berhenti pada satu turnamen saja, melainkan dapat menjadi agenda berkelanjutan.
Maliki juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan agenda turnamen lainnya dalam waktu dekat, yakni Mobile Legends.
“Dalam waktu dekat, kami juga akan mengadakan turnamen Mobile Legends. Kegiatan seperti ini akan kami upayakan untuk dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka di bidang Esports,” katanya.
Di sisi lain, Ketua ESI Kabupaten Rokan Hilir yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia, Oto Yanoko Raymanda menilai, pelaksanaan Independent Day Battle menjadi langkah positif dalam membangun ekosistem Esports di daerah.