
Ia menambahkan, tema pelatihan ini sangat relevan dengan perkembangan zaman yang serba digital.
“Saat ini, dunia sudah memasuki era digital. Mau tidak mau, kita harus beradaptasi agar tidak tertinggal dan mampu bersaing dalam dunia usaha,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Disparpora Rohil, Azuar, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu pelaku Ekraf meningkatkan kemampuan pemasaran produk melalui teknologi digital.
“Kegiatan ini penting untuk meningkatkan kompetensi pelaku ekonomi kreatif dalam memasarkan produknya. Di era sekarang, digital marketing harus benar-benar dikuasai agar produk lokal bisa dikenal luas,” jelas Azuar.
Ia menambahkan, Kabupaten Rokan Hilir memiliki banyak potensi ekonomi kreatif yang belum tergarap optimal karena kurangnya promosi dari para pelaku usaha.