
"Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Informasi sementara, api pertama kali muncul dari rumah saudara Basir, kemudian dengan cepat merembet ke rumah lain karena jarak antarbangunan sangat berdekatan," ujarnya.
Menurut Sofyar, proses pemadaman terkendala minimnya sumber air, tiupan angin yang cukup kencang, serta mayoritas bangunan yang masih berbahan kayu sehingga api dengan cepat membesar.
"Sumber air di lokasi sangat terbatas. Ditambah kondisi berangin dan material rumah sebagian besar berbahan kayu, sehingga api cepat membesar dan menghanguskan empat rumah serta merusak dua rumah lainnya," jelasnya.
Saat ini, Pemerintah Kepenghuluan Panipahan Darat masih berkoordinasi dengan TNI-Polri, Pemerintah Kecamatan Pasir Limau Kapas, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, serta para relawan untuk menyalurkan bantuan kepada para korban.
"Kami terus berupaya mencari solusi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak agar bantuan bagi para korban dapat segera disalurkan. Saat ini seluruh korban terpaksa mengungsi ke rumah kerabat masing-masing," pungkas Sofyar.***