
Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi juga sarana pembentukan karakter. Karena itu, guru diharapkan mampu menjadi teladan dalam menerapkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta transparansi di lingkungan sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rohil, M. Nurhidayat, menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi yang berkualitas.
Ia menyebutkan, pembiasaan sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan beretika sejak di bangku sekolah akan membentuk generasi yang mampu menolak segala bentuk praktik korupsi.
Melalui sosialisasi tersebut, Inspektorat Rohil berharap nilai-nilai integritas dapat tertanam dalam kehidupan sehari-hari para siswa sehingga lahir generasi Rokan Hilir yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki komitmen terhadap budaya antikorupsi.***