
"Beberapa hari lalu ada truk sawit yang terguling dan ada juga yang mengalami kerusakan saat melintas di jalan tersebut," ujar Andi.
Menurutnya, kerusakan jalan diduga diperparah oleh aliran air yang terus menggenangi badan jalan. Ia menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius agar perbaikan jalan yang dilakukan tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
"Kalau air terus mengalir ke badan jalan, tentu akan mempercepat kerusakan. Karena itu perlu dicari solusi agar genangan tidak terus terjadi," katanya.
Andi mengaku para pengemudi kini lebih waspada saat melintasi ruas Jalinsum di kawasan tersebut. Kondisi jalan yang rusak dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.
"Kami harus sangat berhati-hati ketika melintas. Kalau lengah sedikit saja, kendaraan bisa terguling atau mengalami kerusakan," tambahnya.