
PUJUD (PRO) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kepenghuluan Sungai Pinang, Kecamatan Pujud, mendapat perhatian serius tidak hanya dari aparat keamanan, tetapi juga masyarakat setempat.
Penjabat (PJ) Datuk Penghulu Sungai Pinang, Samsurizal, mengatakan kondisi lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut yang sangat rentan menyebarkan api apabila dibiarkan.
“Kita tahu sendiri gambut yang kering sangat rawan terbakar. Jika sudah terbakar, pemadaman pun sulit dilakukan karena api menjalar di bawah permukaan,” ujarnya, Senin (10/11).
Ia menyebut, pemerintah kepenghuluan bersama perangkat dusun dan warga ikut berjibaku bersama petugas gabungan untuk memadamkan titik api yang menyebar. Namun, tebalnya kabut asap di area kebakaran menjadi kendala utama dalam upaya pencarian sumber api.
“Kami memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas yang berjibaku di lapangan. Kondisinya sangat membahayakan. Kami pun berupaya membantu sebisa mungkin dan tidak tinggal diam melihat bencana ini,” tegasnya.