
"Apalagi saat ini marak pemberitaan dan di media sosial tentang telur ayam palsu, dan kenapa memilih itik petelur karena daya tahan hidup bebek petelur lebih kuat daripada ayam, ini lah alasan kuat melaksanakan program Ketapang tahun 2025 ternak bebek petelur," kata Sofyar kepada Wartawan, Kamis (30/10/2025) ketika ditemui dikantornya.
Datuk Penghulu mengingatkan, agar Drektur dan pengurus BUMKep benar-benar bekerja secara maksimal, dan menanamkan niat baik dalam mengelola program ketahanan pangan, sehingga nantinya bisa berhasil untuk menjadi suplemen baru dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) Kepenghuluan Panipahan Darat dimasa yang akan datang.
"Saya berharap kepada Direktur dan pengurus BUMKep agar bekerja sama, dan sama-sama bekerja, sehingga bisa membangkitkan perekonomian kedepannya, karena kita berharap melalui Badan Usaha Milik Kepenghuluan ini nantinya bisa menjadi pendapatan Kepenghuluan, kemudian juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat yang ingin membuka peluang usaha baru bidang ternak bebek petelur," akunya.
Direktur BUMKep Mandiri Bersama Tomi Rahmat mengaku, program ketahanan pangan sengaja melirik bidang ternak bebek petelor karena menilai bisnis ternak bebek petelur sangat menjanjikan berkelanjutan dan bisa memotivasi kalangan muda serta masyarakat.
"Saat ini kami tengah melakukan pembuatan kandang, mohon doa dan dukungan dari semua masyarakat, sehingga apa yang diharapkan pemerintah pusat dan masyarakat bisa nantinya terwujud, terutama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.