
Ia menjelaskan, sejak pemekaran pada 2016, Kepenghuluan Sinaboi belum pernah memiliki kantor sendiri. Akibatnya, pemerintah kepenghuluan terpaksa berpindah-pindah tempat dan menyewa rumah warga untuk menjalankan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
“Untuk saat ini, kami masih menyewa rumah warga sebagai kantor dengan biaya Rp15 juta per tahun. Kami sangat berharap kantor kepenghuluan yang baru bisa segera dibangun,” katanya.
Rafika menambahkan, pihaknya telah mengusulkan pembangunan kantor tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Rohil. Rencana pembangunan yang diharapkan terealisasi pada 2026 belum dapat dilaksanakan karena keterbatasan anggaran.
Namun, berdasarkan komunikasi dengan Kepala Dinas PUTR Rohil, Chairul Fahmi, pembangunan Kantor Kepenghuluan Sinaboi diharapkan dapat direalisasikan pada 2027.
“Alhamdulillah, Pak Chairul Fahmi menyampaikan bahwa pembangunan Kantor Kepenghuluan Sinaboi diharapkan dapat dilaksanakan pada 2027 mendatang,” ungkap Rafika.
1![]() Joko Prasujo S.Pd Pilih | 2![]() Agustiar S.Pd Pilih |
| Tentukan Pilihan, Siapa kira-kira yang akan menang ya? | |
| | |
1![]() Matori Azzam Lubis, SH.M.Kn Pilih | 2![]() Sri Masnia, A.Md Pilih |
| Tentukan Pilihan, Siapa kira-kira yang akan menang ya? | |
| | |