
Jufri berharap PT Pertamina Hulu Rokan selaku perusahaan induk dapat mengevaluasi kebijakan tersebut sehingga tidak hanya diberlakukan kepada karyawan berusia di atas 35 tahun.
"Jangan sampai kebijakan ini dipaksakan karena dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko yang fatal," harapnya.
Sementara itu, Humas PT Global Arrow, Edi Irwan, dan pihak operasional perusahaan, Febrizal, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, PT Pertamina Hulu Rokan juga belum memberikan pernyataan resmi mengenai kebijakan yang dimaksud. (fen)