
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pembinaan intensif yang dilakukan jauh sebelum pelaksanaan MTQ, termasuk pemusatan latihan selama sekitar empat bulan, pembinaan cabang kaligrafi di LEMKA, pelatihan bahasa di Kampung Inggris Pare, serta pembinaan pada cabang-cabang lainnya.
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras peserta, pelatih, dukungan pemerintah daerah, Baznas, serta doa seluruh masyarakat Rokan Hilir," ujarnya.
Pada MTQ ke-44 ini, Rokan Hilir berhasil meraih sejumlah prestasi, di antaranya Juara I Cabang Qira'at Sab'ah, Hafalan Al-Qur'an 30 Juz Putri, Tafsir Al-Qur'an Bahasa Indonesia Putri, berbagai nomor Cabang Seni Kaligrafi, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an, serta Hafalan Hadis. Selain itu, sejumlah peserta juga meraih Juara II dan Juara III pada berbagai cabang perlombaan.
Sementara itu, dua cabang yang belum berhasil menyumbangkan prestasi bagi Rokan Hilir pada MTQ tahun ini adalah Cabang Tilawah Al-Qur'an dan Cabang Syarhil Al-Qur'an.
Dengan keberhasilan tersebut, Kabupaten Rokan Hilir resmi menutup perjalanan pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau sebagai Juara Umum I dan membawa pulang kembali piala bergilir ke Negeri Seribu Kubah.***