
Menindaklanjuti temuan tersebut, Puskesmas Simpang Kanan segera melakukan berbagai langkah penanggulangan dan pencegahan, di antaranya penyuluhan kesehatan kepada masyarakat, pengasapan (fogging) dalam radius 100 meter dari lokasi kasus, serta Penyelidikan Epidemiologi (PE).
“Kami juga menjalin kerja sama lintas sektoral dan alhamdulillah seluruh pihak memberikan dukungan yang baik dalam upaya penanganan DBD ini,” katanya.
Selain itu, Puskesmas Simpang Kanan terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kebersihan lingkungan melalui kegiatan gotong royong dan menerapkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
“Masyarakat juga kami minta untuk rutin melakukan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” pungkasnya.***